Mahkamah Konstitusi tadi sore ((06/07/07) telah memutuskan bahwa setiap warga negara yang belum terdaftar dalam DPT dapat memilih dalam pemilu, dengan cara menunjukkan KTP atau Paspor (bagi mereka yang tinggal di luar negeri) yang masih berlaku, dan dilampirkan pula Kartu Keluarga. Mereka dapat memilih di TPS terdekat dimana warga negara tinggal/menetap.
Mereka yang namanya tidak tercatat dalam DPT, dapat menyalurkan hak pilihnya di TPS, 1 jam sebelum waktu pelaksanaan pemilihan umum berakhir.
Demikian informasi ini diumumkan untuk diketahui dan disebarluaskan.
Showing posts with label rekomendasi. Show all posts
Showing posts with label rekomendasi. Show all posts
Monday, 6 July 2009
Memilih dengan Menggunakan KTP atau Pasport
Wednesday, 13 May 2009
Peragaan Busana Persembahan Xtra XL Community
Dipersembahkan untuk semua Plus Size Women (Wanita bertubuh Besar) - oleh Plus Size Women - dari Plus Size Women.
Untuk pertama kalinya di Indonesia, JS21 dan MISE Indonesia menyelenggarakan sebuah pagelaran peragaan busana dengan konsep LEBIH dari Biasa - memperagakan rancangan gaun malam, gaun pesta, baju kebaya dan gaun pengantin untuk para wanita yang berukuran tubuh Besar.
Disponsori oleh:
ZA Cosmetics
Nahdi Jewellry
La Belle Team Art
Bellydance Jakarta
Peragaana busana akan dibawakan oleh para model dari Komunitas Xtra-L Indonesia.
Diadakan di Grand Ballroom Hotel Dharmawangsa, Jln. Dharmawangsa Raya - Jakarta Selatan.
Hiburan berupa Bellydance akan dibawakan oleh para penari dari Bellydance Jakarta.
Harga tiket : Rp.200.000,- , Rp.300.000,- dan Rp.400.000,- (termasuk coffee break).
Untuk informasi pembelian tiket dan selanjutnya, dapat menghubungi nomor telpon yang tertera di bawah.
Komunitas Xtra-L Indonesia mendukung sepenuhnya atas terselenggaranya peragaan busana tersebut di atas.
Untuk pemesanan tiket dan informasi, hubungi : 02133098818 atau 021. 91203600 (Ms. Sagita Damayanti)
Untuk pertama kalinya di Indonesia, JS21 dan MISE Indonesia menyelenggarakan sebuah pagelaran peragaan busana dengan konsep LEBIH dari Biasa - memperagakan rancangan gaun malam, gaun pesta, baju kebaya dan gaun pengantin untuk para wanita yang berukuran tubuh Besar.
Disponsori oleh:
ZA Cosmetics
Nahdi Jewellry
La Belle Team Art
Bellydance Jakarta
Peragaana busana akan dibawakan oleh para model dari Komunitas Xtra-L Indonesia.
Diadakan di Grand Ballroom Hotel Dharmawangsa, Jln. Dharmawangsa Raya - Jakarta Selatan.
Hiburan berupa Bellydance akan dibawakan oleh para penari dari Bellydance Jakarta.
Harga tiket : Rp.200.000,- , Rp.300.000,- dan Rp.400.000,- (termasuk coffee break).
Untuk informasi pembelian tiket dan selanjutnya, dapat menghubungi nomor telpon yang tertera di bawah.
Komunitas Xtra-L Indonesia mendukung sepenuhnya atas terselenggaranya peragaan busana tersebut di atas.
Untuk pemesanan tiket dan informasi, hubungi : 02133098818 atau 021. 91203600 (Ms. Sagita Damayanti)
CANTIK SELAMANYA - Blog Menarik untuk Dibaca Kaum Perempuan
CANTIK SELAMANYA
Perempuan memang suka dibilang cantik. Itu natural. Namun Dian Manginta, pemilik blog
http://cantik40s.blogsopt.com menjadikan topik ini menarik, mendalam, penulis alasan, mendalam.
Ia menuliskan judul blognya Cantik Selamanya. Dari judulnya, orang bisa menebak bahwa isinya mengajak perempuan berupaya memelihara kecantikannya. Bahwa "inner beauty" itu sangat penting. Sampai di sini, belum ada hal yang baru.
Namun, ada yang menarik. Dian Manginta juga menarik pembacanya ke wilayah yang baru, buat beberapa orang akan terkesan mengejutkan, belum terpikirkan.
Dalam topik kecantikan atau kebagusan fisik, Dian Manginta menggeret kita untuk mendiskusikan hal-hal yang bisa diterima begitu saja, "taken for granted".
Sebut saja mengenai persepsi perempuan terhadap lelaki yang tampan. Suatu isu yang jarang dikemukakan, namun dibahas oleh Dian Manginta dalam dua bagian tulisan. Masing-masing agaknya ditujukkan kepada perempuan terlebih dahulu, baru kepada lelaki.
Kepada para perempuan, Dian mengajak untuk berhenti berpikir bahwa lelaki tampan cuma hanya akan menyalahgunakan kelebihannya untuk melecehkan kaum hawa. Perempuan diajak untuk menikmati fakta bahwa kaum lelaki punya keunikan, menjadi bertambah tampan saat usia dan jiwanya kian menjadi
matang. Tentu saja publik tahu ini adalah kontribusi perempuan.
Dari sini, mungkin kita jadi teringat tentang kasus-kasus para pejabat yang selingkuh, seakan mengobral nilai lebihnya hanya untuk kematangan duniawi. Dian justru mengajak para perempuan untuk tidak mengadopsi cara berpikir alergis seperti itu, demi untuk bisa membangun komitmen positif.
Namun bagi laki-laki, jangan gede rasa dulu. Dian Manginta melemparkan fakta penelitian psikologi mutakhir bahwa memang Kaum Adam yang memiliki daya tarik lebih tinggi justru akan menjadi pasangan kurang menjanjikan.
Dan dengan demikian, Dian menaruh harga lebih tinggi bagi kaum lelaki untuk bisa menunjuk dirinya punya manfaat lebih dari suatu kemitraan yang sedang dibangun.
Tanggungjawab yang diambil Dian Manginta cukup tinggi. Di samping menggunakan bahasa yang mudah dicerna dan lentur sesuai zaman, Dian Manginta juga menyisikan waktu untuk menguraikan berbagai referensi pengayaan kepada para pembacanya melalui situs facebook Cantik Selamanya (http://www.facebook.com/pages/Cantik-Selamanya/54526851698).
Dian Manginta memang beruntung, selain cantik, berpendidikan baik - pernah menuntut ilmu psikologi di Universitas Indonesia - juga sekarang bekerja sebagai "Senior Communication Specialist" di sebuah perusahaan multinasional di bidang energi.
Mudah-mudahan semua perempuan "biasa" Indonesia bisa jadi luar biasa seperti dirinya.
Perempuan memang suka dibilang cantik. Itu natural. Namun Dian Manginta, pemilik blog
http://cantik40s.blogsopt.com menjadikan topik ini menarik, mendalam, penulis alasan, mendalam.
Ia menuliskan judul blognya Cantik Selamanya. Dari judulnya, orang bisa menebak bahwa isinya mengajak perempuan berupaya memelihara kecantikannya. Bahwa "inner beauty" itu sangat penting. Sampai di sini, belum ada hal yang baru.
Namun, ada yang menarik. Dian Manginta juga menarik pembacanya ke wilayah yang baru, buat beberapa orang akan terkesan mengejutkan, belum terpikirkan.
Dalam topik kecantikan atau kebagusan fisik, Dian Manginta menggeret kita untuk mendiskusikan hal-hal yang bisa diterima begitu saja, "taken for granted".
Sebut saja mengenai persepsi perempuan terhadap lelaki yang tampan. Suatu isu yang jarang dikemukakan, namun dibahas oleh Dian Manginta dalam dua bagian tulisan. Masing-masing agaknya ditujukkan kepada perempuan terlebih dahulu, baru kepada lelaki.
Kepada para perempuan, Dian mengajak untuk berhenti berpikir bahwa lelaki tampan cuma hanya akan menyalahgunakan kelebihannya untuk melecehkan kaum hawa. Perempuan diajak untuk menikmati fakta bahwa kaum lelaki punya keunikan, menjadi bertambah tampan saat usia dan jiwanya kian menjadi
matang. Tentu saja publik tahu ini adalah kontribusi perempuan.
Dari sini, mungkin kita jadi teringat tentang kasus-kasus para pejabat yang selingkuh, seakan mengobral nilai lebihnya hanya untuk kematangan duniawi. Dian justru mengajak para perempuan untuk tidak mengadopsi cara berpikir alergis seperti itu, demi untuk bisa membangun komitmen positif.
Namun bagi laki-laki, jangan gede rasa dulu. Dian Manginta melemparkan fakta penelitian psikologi mutakhir bahwa memang Kaum Adam yang memiliki daya tarik lebih tinggi justru akan menjadi pasangan kurang menjanjikan.
Dan dengan demikian, Dian menaruh harga lebih tinggi bagi kaum lelaki untuk bisa menunjuk dirinya punya manfaat lebih dari suatu kemitraan yang sedang dibangun.
Tanggungjawab yang diambil Dian Manginta cukup tinggi. Di samping menggunakan bahasa yang mudah dicerna dan lentur sesuai zaman, Dian Manginta juga menyisikan waktu untuk menguraikan berbagai referensi pengayaan kepada para pembacanya melalui situs facebook Cantik Selamanya (http://www.facebook.com/pages/Cantik-Selamanya/54526851698).
Dian Manginta memang beruntung, selain cantik, berpendidikan baik - pernah menuntut ilmu psikologi di Universitas Indonesia - juga sekarang bekerja sebagai "Senior Communication Specialist" di sebuah perusahaan multinasional di bidang energi.
Mudah-mudahan semua perempuan "biasa" Indonesia bisa jadi luar biasa seperti dirinya.
Tuesday, 31 March 2009
Caleg Pilihan untuk Dapil DKI 1 Jakarta Timur
PASAL 25 ayat 2, PASAL 25 ayat 6, dan PASAL 36
Wallaaa... Judul diatas, bukanlah sebuah thema artikel saya yang ingin membahas peraturan hukum yang berlaku di Indonesia, atau berkaitan dengan isi dari Firman Tuhan.
Pasal-pasal yang saya pakai sebagai judul diatas adalah sebuah perumpamaan, yang ingin saya pakai sebagai thema kampanye saya untuk para caleg yang saya referensikan untuk dipilih oleh rekan-rekan sekalian yang ada di wilayah Jakarta Timur.
Mereka adalah orang-orang terbaik yang beberapa hari belakangan ini, saya ikuti perkembangan kegiatan dan aktifitas sehari-harinya. Mereka adalah : Ir. Erwin Marpaung, Pdt. Tiapul Hutahaean, MTh, dan Pdt. Saut Hamonangan Sirait.
Nama-nama yang saya pilih, merupakan nama-nama caleg yang selama ini memiliki cukup banyak aktifitas yang membawa kebaikkan pada masyarakat. Mereka adalah orang-orang yang berdedikasi tinggi dan serius memperjuangkan nasib rakyat.
Berikut, sekelumit pemaparan tentang nama-nama caleg yang saya referensikan tersebut :
PASAL 25 AYAT 2 (Caleg PDS untuk DPR RI nomor urut 2 Dapil DKI 1 Jakarta Timur) tercatat untuk nama : Ir. ERWIN MARPAUNG
Ir. Erwin Marpaung merupakan Caleg PDS nomor urut 2 dapil DKI 1 (Jakarta Timur) untuk DPR RI.
Tokoh pertama yang saya referensikan adalah : Ir. Erwin Marpaung, Pria keturunan Batak berusia 41 tahun. Sehari-hari aktifitas Bang Erwin adalah Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDS. Beliau juga seorang pengusaha yang bergerak dibidang konstruksi.
Pendidikan S1 Erwin Marpaung adalah Sarjana Teknik Sipil lulusan Institut Teknologi Indonesia, Serpong, pada tahun 1993. Gelar Master diraihnya di Sekolah Tinggi Teologia (STT) IKAT - Jakarta, bidang study Pastoral Counselling dan dilanjutkan dengan program doctoral S3 di bidang Pastoral Counselling juga dan lulus tahun 2007.
Keterlibatannya dalam sejumlah organisasi kemasyarakatan, membuat Ir. Erwin Marpaung mulai tertarik untuk terlibat aktif dalam kancah politik nasional pada tahun 2007, dan akhirnya memutuskan untuk menggabungkan diri secara resmi kedalam Partai Damai Sejahtera pada tahun 2008.
Dapat dikatakan, Ir. Erwin Marpaung merupakan tokoh muda bangsa yang berpotensi untuk menjadi pemimpin bangsa dengan semangat nasionalisme tinggi. Kepedulian Ir. Erwin Marpaung kepada bangsa ini, membuat Beliau menginginkan agar bangsa Indonesia dan parlemen kita tampil lebih baik.
Terkait dengan lembaga DPR RI, Ir. Erwin Marpaung menginginkan agar keanggotaan DPR RI kita pada periode 2009 - 2014, lebih bermartabat, lebih jujur dan terbuka pada rakyat, dengan mengutamakan pelayanan publik yang lebih berpihak pada rakyat, bukan pada kepentingan golongan atau kelompok tertentu yang ada di masyarakat.
PASAL 25 AYAT 6 (Caleg PDS untuk DPRD DKI Jakarta nomor urut 6) tercatat untuk nama : Pdt. TIAPUL HUTAHAEAN, MTh.
Inang atau Ibu Pendeta Tiapul merupakan Caleg PDS nomor urut 6 dapil DKI 1 (Jakarta Timur) untuk DPRD DKI Jakarta.
Ibu Pdt. Tiapul Hutahaean, MTh. merupakan salah seorang pendeta di HKBP, pada saat ini ditempatkan di HKBP Perumnas Klender, Jakarta Timur. Pengukuhan Inang Pdt. Tiapul Hutahaean, MTh. dilakukan pada tanggal 16 April 1995.
Ibu Pdt. Tiapul, lahir pada tanggal 30 November 1963. Menikah dengan Ir. Sahat Manihuruk. Oleh sebab itu bisa dikatakan kalau Inang Pdt. Tiapul Hutahaean, MTh. termasuk kedalam tokoh muda bangsa yang berkeinginan agar bangsa Indonesia menghargai adanya kesamaan hak diantara umat beragama di Indonesia.
Aktifitas harian Inang Pdt. Tiapul Hutahaean, MTh. yang bergerak dalam kegiatan pelayanan Firman, menempatkan Inang Pendeta sebagai calon pemimpin masyarakat yang menjauhi perilaku atau perbuatan yang lekat dengan dosa, layaknya tindak pidana korupsi, dan lebih mengedepankan berbagai bentuk kegiatan yang lekat dengan pelayanan kemasyarakatan, khususnya pembinaan mental, moral, serta kerohanian.
Pada saat ini, pencalonan diri Inang Pdt. Tiapul Hutahaean, MTh. sebagai caleg PDS untuk kursi DPRD DKI Jakarta, memperoleh banyak dukungan dan berharap dukungan dari Keluarga Besar MANIHURUK, Keluarga Besar HUTAHAEAN, Keluarga Besar SAGALA, Keluarga Besar SIBARANI, Keluarga Besar PANGARIBUAN, Keluarga Besar SILALAHI, Keluarga Besar PARNA, dan anggota JEMAAT HKBP yang ada di wilayah Jakarta Timur.
PASAL 36 (Caleg DPD DKI Jakarta) tercatat untuk nama : Pdt. SAUT HAMONANGAN SIRAIT
Amang atau Bapak Pendeta Saut Hamonangan Sirait merupakan Caleg DPD dari DKI Jakarta.
Bapak Pendeta Saut Hamonangan Sirait, merupakan seorang Pendeta yang bergiat dalam banyak aktifitas sosial kemasyarakatan.
Pendeta yang ditahbiskan sebagai Pendeta HKBP pada tahun 1992 ini, lulus sebagai sarjana S1 dari Sekolah Tinggi Teologia (STT) Jakarta. Bapak Pdt. Saut Sirait juga lulus sebagai sarjana S2 bidang Etika Politik di kampus yang sama.
Cukup banyak aktifitas Bapak Pdt. Saut Sirait. Bapak Pdt. Saut Sirait pernah menjadi Wakil Ketua Pemuda HKBP Tanjungkarang, Lampung, Sekretaris Senat Mahasiswa STT, Ketua GMKI Jakarta,Sekretaris Pokja Pemuda PGI, Ketua Pannas Perkemahan Kerja Pemuda PGI 1985-1990, Ketua DPP GAMKI, DPP PIKI, Sek. Ikatan Alumni STT Jkt.
Bapak Pdt. Saut Sirait adalah salah seorang pendiri Forum Kebangsaan Pemuda Indonesia (FKPI) pada tahun 1996, yang didalamnya bernaung pula 13 ormas pemuda dan mahasiswa. Aktifitas lainnya, Bapak Pdt. Saut Sirait pernah pula menjadi Direktur Departemen Pemuda Kantor Pusat HKBP, untuk masa bakti 1991 - 1996.
Bapak Pdt. Saut Sirait juga pendiri dan deklarator dari Komite Independen Pemantau Pemilu bersama-sama dengan Nurcholis Madjid (alm), Gunawan Muhammad, Mulyana Kusumah, Budiman Sudjatmiko, dll.
Dalam cakupan tingkat nasional lainnya, Bapak Pdt. Saut Sirait juga pernah menjadi Wakil Pengawas Pemilu Pusat RI, tahun 2004.
Pada saat ini, Bapak Pdt. Saut Sirait adalah Ketua Umum DPP Partisipasi Kristen Indonesia dan Dewan Kurator dan Narasumber Pendidikan Politik PGI.
Cukup lengkap kan? So, referensi ini memang saya buat berdasarkan data yang ada dan dapat diperoleh masyarakat umum. Mungkin, kita bisa menemukan kekurangan dalam diri mereka. Tapi, janganlah kita membiasakan diri melihat kekurangan orang lain, dan berpikir negatif akan orang lain.
Mari, kita pandang mereka sebagai sosok yang mau bekerja untuk rakyat, demi kebaikkan, demi masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera, damai, dan takut akan Tuhan.
Kalau ada pertanyaan, kok orang batak semua? Well, hanya mereka yang saya kenal dan peroleh data atau informasi yang cukup banyak. Saya tidak berniat bersikap diskriminatif. Tapi kalau teman-teman ada nama caleg lain yang ingin dipublikasikan, monggo, kita kerja sama untuk mempublikasikan mereka.
Besar harapan saya, orang-orang Kristen dan orang-orang Batak di Jakarta, menyatukan suara untuk mendukung caleg PDS. Selain sekarang lebih bernuansa nasionalis, hanya PDS yang memiliki tingkat kepedulian tinggi atas kaum minoritas yang tertindas dan hak-haknya dirampas atau dilecehkan.
Satu hal yang terpenting :
HANYA ANGGOTA DPR DARI FRAKSI PDS SAJA YANG BERSIH DARI KORUPSI, BAHKAN TIDAK PERNAH MENERIMA ATAU MENOLAK UANG GRATIFIKASI.
Pernyataan ini tidak melekat pada partai politik lain yang memiliki anggota di DPR.
Wallaaa... Judul diatas, bukanlah sebuah thema artikel saya yang ingin membahas peraturan hukum yang berlaku di Indonesia, atau berkaitan dengan isi dari Firman Tuhan.
Pasal-pasal yang saya pakai sebagai judul diatas adalah sebuah perumpamaan, yang ingin saya pakai sebagai thema kampanye saya untuk para caleg yang saya referensikan untuk dipilih oleh rekan-rekan sekalian yang ada di wilayah Jakarta Timur.
Mereka adalah orang-orang terbaik yang beberapa hari belakangan ini, saya ikuti perkembangan kegiatan dan aktifitas sehari-harinya. Mereka adalah : Ir. Erwin Marpaung, Pdt. Tiapul Hutahaean, MTh, dan Pdt. Saut Hamonangan Sirait.
Nama-nama yang saya pilih, merupakan nama-nama caleg yang selama ini memiliki cukup banyak aktifitas yang membawa kebaikkan pada masyarakat. Mereka adalah orang-orang yang berdedikasi tinggi dan serius memperjuangkan nasib rakyat.
Berikut, sekelumit pemaparan tentang nama-nama caleg yang saya referensikan tersebut :
PASAL 25 AYAT 2 (Caleg PDS untuk DPR RI nomor urut 2 Dapil DKI 1 Jakarta Timur) tercatat untuk nama : Ir. ERWIN MARPAUNG
Ir. Erwin Marpaung merupakan Caleg PDS nomor urut 2 dapil DKI 1 (Jakarta Timur) untuk DPR RI.
Tokoh pertama yang saya referensikan adalah : Ir. Erwin Marpaung, Pria keturunan Batak berusia 41 tahun. Sehari-hari aktifitas Bang Erwin adalah Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDS. Beliau juga seorang pengusaha yang bergerak dibidang konstruksi.
Pendidikan S1 Erwin Marpaung adalah Sarjana Teknik Sipil lulusan Institut Teknologi Indonesia, Serpong, pada tahun 1993. Gelar Master diraihnya di Sekolah Tinggi Teologia (STT) IKAT - Jakarta, bidang study Pastoral Counselling dan dilanjutkan dengan program doctoral S3 di bidang Pastoral Counselling juga dan lulus tahun 2007.
Keterlibatannya dalam sejumlah organisasi kemasyarakatan, membuat Ir. Erwin Marpaung mulai tertarik untuk terlibat aktif dalam kancah politik nasional pada tahun 2007, dan akhirnya memutuskan untuk menggabungkan diri secara resmi kedalam Partai Damai Sejahtera pada tahun 2008.
Dapat dikatakan, Ir. Erwin Marpaung merupakan tokoh muda bangsa yang berpotensi untuk menjadi pemimpin bangsa dengan semangat nasionalisme tinggi. Kepedulian Ir. Erwin Marpaung kepada bangsa ini, membuat Beliau menginginkan agar bangsa Indonesia dan parlemen kita tampil lebih baik.
Terkait dengan lembaga DPR RI, Ir. Erwin Marpaung menginginkan agar keanggotaan DPR RI kita pada periode 2009 - 2014, lebih bermartabat, lebih jujur dan terbuka pada rakyat, dengan mengutamakan pelayanan publik yang lebih berpihak pada rakyat, bukan pada kepentingan golongan atau kelompok tertentu yang ada di masyarakat.
PASAL 25 AYAT 6 (Caleg PDS untuk DPRD DKI Jakarta nomor urut 6) tercatat untuk nama : Pdt. TIAPUL HUTAHAEAN, MTh.
Inang atau Ibu Pendeta Tiapul merupakan Caleg PDS nomor urut 6 dapil DKI 1 (Jakarta Timur) untuk DPRD DKI Jakarta.
Ibu Pdt. Tiapul Hutahaean, MTh. merupakan salah seorang pendeta di HKBP, pada saat ini ditempatkan di HKBP Perumnas Klender, Jakarta Timur. Pengukuhan Inang Pdt. Tiapul Hutahaean, MTh. dilakukan pada tanggal 16 April 1995.
Ibu Pdt. Tiapul, lahir pada tanggal 30 November 1963. Menikah dengan Ir. Sahat Manihuruk. Oleh sebab itu bisa dikatakan kalau Inang Pdt. Tiapul Hutahaean, MTh. termasuk kedalam tokoh muda bangsa yang berkeinginan agar bangsa Indonesia menghargai adanya kesamaan hak diantara umat beragama di Indonesia.
Aktifitas harian Inang Pdt. Tiapul Hutahaean, MTh. yang bergerak dalam kegiatan pelayanan Firman, menempatkan Inang Pendeta sebagai calon pemimpin masyarakat yang menjauhi perilaku atau perbuatan yang lekat dengan dosa, layaknya tindak pidana korupsi, dan lebih mengedepankan berbagai bentuk kegiatan yang lekat dengan pelayanan kemasyarakatan, khususnya pembinaan mental, moral, serta kerohanian.
Pada saat ini, pencalonan diri Inang Pdt. Tiapul Hutahaean, MTh. sebagai caleg PDS untuk kursi DPRD DKI Jakarta, memperoleh banyak dukungan dan berharap dukungan dari Keluarga Besar MANIHURUK, Keluarga Besar HUTAHAEAN, Keluarga Besar SAGALA, Keluarga Besar SIBARANI, Keluarga Besar PANGARIBUAN, Keluarga Besar SILALAHI, Keluarga Besar PARNA, dan anggota JEMAAT HKBP yang ada di wilayah Jakarta Timur.
PASAL 36 (Caleg DPD DKI Jakarta) tercatat untuk nama : Pdt. SAUT HAMONANGAN SIRAIT
Amang atau Bapak Pendeta Saut Hamonangan Sirait merupakan Caleg DPD dari DKI Jakarta.
Bapak Pendeta Saut Hamonangan Sirait, merupakan seorang Pendeta yang bergiat dalam banyak aktifitas sosial kemasyarakatan.
Pendeta yang ditahbiskan sebagai Pendeta HKBP pada tahun 1992 ini, lulus sebagai sarjana S1 dari Sekolah Tinggi Teologia (STT) Jakarta. Bapak Pdt. Saut Sirait juga lulus sebagai sarjana S2 bidang Etika Politik di kampus yang sama.
Cukup banyak aktifitas Bapak Pdt. Saut Sirait. Bapak Pdt. Saut Sirait pernah menjadi Wakil Ketua Pemuda HKBP Tanjungkarang, Lampung, Sekretaris Senat Mahasiswa STT, Ketua GMKI Jakarta,Sekretaris Pokja Pemuda PGI, Ketua Pannas Perkemahan Kerja Pemuda PGI 1985-1990, Ketua DPP GAMKI, DPP PIKI, Sek. Ikatan Alumni STT Jkt.
Bapak Pdt. Saut Sirait adalah salah seorang pendiri Forum Kebangsaan Pemuda Indonesia (FKPI) pada tahun 1996, yang didalamnya bernaung pula 13 ormas pemuda dan mahasiswa. Aktifitas lainnya, Bapak Pdt. Saut Sirait pernah pula menjadi Direktur Departemen Pemuda Kantor Pusat HKBP, untuk masa bakti 1991 - 1996.
Bapak Pdt. Saut Sirait juga pendiri dan deklarator dari Komite Independen Pemantau Pemilu bersama-sama dengan Nurcholis Madjid (alm), Gunawan Muhammad, Mulyana Kusumah, Budiman Sudjatmiko, dll.
Dalam cakupan tingkat nasional lainnya, Bapak Pdt. Saut Sirait juga pernah menjadi Wakil Pengawas Pemilu Pusat RI, tahun 2004.
Pada saat ini, Bapak Pdt. Saut Sirait adalah Ketua Umum DPP Partisipasi Kristen Indonesia dan Dewan Kurator dan Narasumber Pendidikan Politik PGI.
Cukup lengkap kan? So, referensi ini memang saya buat berdasarkan data yang ada dan dapat diperoleh masyarakat umum. Mungkin, kita bisa menemukan kekurangan dalam diri mereka. Tapi, janganlah kita membiasakan diri melihat kekurangan orang lain, dan berpikir negatif akan orang lain.
Mari, kita pandang mereka sebagai sosok yang mau bekerja untuk rakyat, demi kebaikkan, demi masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera, damai, dan takut akan Tuhan.
Kalau ada pertanyaan, kok orang batak semua? Well, hanya mereka yang saya kenal dan peroleh data atau informasi yang cukup banyak. Saya tidak berniat bersikap diskriminatif. Tapi kalau teman-teman ada nama caleg lain yang ingin dipublikasikan, monggo, kita kerja sama untuk mempublikasikan mereka.
Besar harapan saya, orang-orang Kristen dan orang-orang Batak di Jakarta, menyatukan suara untuk mendukung caleg PDS. Selain sekarang lebih bernuansa nasionalis, hanya PDS yang memiliki tingkat kepedulian tinggi atas kaum minoritas yang tertindas dan hak-haknya dirampas atau dilecehkan.
Satu hal yang terpenting :
HANYA ANGGOTA DPR DARI FRAKSI PDS SAJA YANG BERSIH DARI KORUPSI, BAHKAN TIDAK PERNAH MENERIMA ATAU MENOLAK UANG GRATIFIKASI.
Pernyataan ini tidak melekat pada partai politik lain yang memiliki anggota di DPR.
Saturday, 28 February 2009
Undangan Seminar Pencerahan Politik
Undangan Seminar Pencerahan Politik
"Pemilu 2009 dan Dampaknya bagi Masa Depan Indonesia"
Pemilihan Umum untuk Calon Anggota Legislatif (Pileg) 9 April 2009 sudah di depan mata. Akankah Pileg untuk memilih para calon wakil rakyat periode 2009-2014 ini menghasilkan perubahan-perubahan yang positif bagi Indonesia ke depan?
Yang pasti, kita selaku warga negara yang bertanggungjawab harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menyambut perhelatan politik yang sangat penting itu.
Bagaimana caranya? Dapatkan jawabannya dalam :
Seminar bertema "Pemilu 2009 dan Dampaknya bagi Masa Depan Indonesia" ini akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Senin, 2 Maret 2009
Waktu : 17.00 - 21.00 WIB
Tempat : Gedung Annex, Ruang Auditorium
Rumah Sakit Jakarta (Samping kiri Universitas Katolik Atmajaya)
Jl. Jend. Sudirman Kav. 49
Jakarta Selatan
Untaian Acara:
● Refleksi Teologis oleh Pdt. Bigman Sirait
● Perihal Pemilu oleh Dr. Victor Silaen, MA
● Panelis: Prof. Dr. Franz Magnis Suseno
Pdt. Yanvantius Tulai
Yusak Ismanto Indrawan
Caleg DPR RI Sylvia W. Sumarlin
● Solis Rio Silaen dan Daud Hutabarat
● Moderator: Wim Tangkilisan (Pemimpin Umum Harian Suara Pembaruan)
Seminar ini terbuka untuk siapa saja dan tidak dikenakan biaya.
Informasi dan konfirmasi kehadiran, hubungi Panitia Pelaksana:
Venny Damanik (081511164965), Jhoni Tuerah (08121070112), Randy Pea (08129606242), Evvy Silalahi (081319757484), Jerry Simarangkir (081314851920).
"Pemilu 2009 dan Dampaknya bagi Masa Depan Indonesia"
Pemilihan Umum untuk Calon Anggota Legislatif (Pileg) 9 April 2009 sudah di depan mata. Akankah Pileg untuk memilih para calon wakil rakyat periode 2009-2014 ini menghasilkan perubahan-perubahan yang positif bagi Indonesia ke depan?
Yang pasti, kita selaku warga negara yang bertanggungjawab harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menyambut perhelatan politik yang sangat penting itu.
Bagaimana caranya? Dapatkan jawabannya dalam :
Seminar bertema "Pemilu 2009 dan Dampaknya bagi Masa Depan Indonesia" ini akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Senin, 2 Maret 2009
Waktu : 17.00 - 21.00 WIB
Tempat : Gedung Annex, Ruang Auditorium
Rumah Sakit Jakarta (Samping kiri Universitas Katolik Atmajaya)
Jl. Jend. Sudirman Kav. 49
Jakarta Selatan
Untaian Acara:
● Refleksi Teologis oleh Pdt. Bigman Sirait
● Perihal Pemilu oleh Dr. Victor Silaen, MA
● Panelis: Prof. Dr. Franz Magnis Suseno
Pdt. Yanvantius Tulai
Yusak Ismanto Indrawan
Caleg DPR RI Sylvia W. Sumarlin
● Solis Rio Silaen dan Daud Hutabarat
● Moderator: Wim Tangkilisan (Pemimpin Umum Harian Suara Pembaruan)
Seminar ini terbuka untuk siapa saja dan tidak dikenakan biaya.
Informasi dan konfirmasi kehadiran, hubungi Panitia Pelaksana:
Venny Damanik (081511164965), Jhoni Tuerah (08121070112), Randy Pea (08129606242), Evvy Silalahi (081319757484), Jerry Simarangkir (081314851920).
Subscribe to:
Posts (Atom)